Rabu, Februari 18, 2009

Yamaha Gandeng Slank Promosi Vega ZR ke 10 Kota



PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) sepertinya makin gencar meningkatkan promosi untuk produk motor bebek barunya, Yamaha Vega ZR.

Masih terekam betul saat hajatan akbar Jakarta Motorcycle Show 2008 silam, YMKI secara resmi mengenalkan Yamaha Vega ZR kepada publik dengan mendatangkan pembalap MotoGP dari Tim Yamaha, Jorge Lorenzo.

Kini yamaha kembali menggandeng sosok yang memiliki pengaruh cukup kuat. Tentu bukan lagi mendatangkan dari luar negeri, tetapi artis lokal yang memiliki massa cukup banyak, yakni grup band Slank.

Rencananya Slank bersama Yamaha akan melakukan konvoi ke 10 kota besar di Tanah Air guna melakukan promosi produk Yamaha Vega ZR. Kesepuluh kota tersebut yakni, Palembang, Lampung, Makassar, Semarang, Tangerang, Bandung, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, dan Pekanbaru.

Bagi para penggemar Slank (biasa di sebut Slankers), bisa mendapatkan akses masuk konser dengan menggunakan passport khusus yang bisa didapatkan dengan cara memperlihatkan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) di dealer Yamaha.

Dengan cara menunjukkan STNK ini, bagi Slankers yang memiliki sepeda motor Yamaha berhak mendapatkan passport warna merah. Sedangkan untuk yang tidak memiliki motor Yamaha, jangan berkecil hati, sebab Slankers bisa mendapatkan passport warna hijau dengan menebusnya seharga Rp10.000 saja.

Selain itu, bagi penonton yang beruntung di tiap kota, ada hadiah satu buah sepeda motor Yamaha Vega ZR Special Edition Slank. "Kami memilih Slank karena massa mereka sangat banyak di Indonesia. Selama ini kami sudah menggunakan icon Komeng dan Deddy Mizwar kurang lebih 7 hingga 8 tahun. Maka kini giliran icon lain," ujar Vice President Director YMKI Dionisius Betti, kepada wartawan, di Jakarta.

Berikut jadwal tur Yamaha-Slank:

Palembang - 27 Januari 2009
Lampung - 31 Januari 2009
Makassar - 07 Februari 2009
Semarang - 14 Februari 2009
Tangerang - 18 Februari 2009
Bandung - 21 Februari 2009
Surabaya - 28 Februari 2009
Pontianak - 02 Maret 2009
Banjarmasin - 10 Maret 2009
Pekanbaru - 21 Maret 2009

Generasi Biru The Movie


Sebuah film musikal sebagai perayaan 25 tahun perjalanan musik SLANK,
Menceritakan pertemuan SLANK dengan tokoh-tokoh yang memiliki trauma terhadap kekerasan, politik, drugs. dan cinta.Tokoh Bimbim bertemu dengan tokoh anak kecil yang
selalu sembunyi di bawah meja karena melihat orang tuanya diculik saat dia bermain
di bawah meja.

Kaka bertemu dengan Nadine, Ivan dan Ridho bertemu tokoh manusia
binatang yang berperilaku seperti binatang karena pernah merasakan dihajar
layaknya seekor binatang, sementara Abdi bertemu dengan tokoh ibu yang anak-anaknya
diculik di masa reformasi.

SLANK berusaha melawan berbagai bentuk kekerasan dan cekal
yang menyebabkan trauma-trauma tersebut. Pada akhirnya mereka bisa bersama-sama keluar menuju pulau biru.
Pulau tanpa kekerasan dan ancaman, penuh dengan kedamaian.

























Jumat, Januari 09, 2009

Slank Jadi Masalah

Dari dulu kamu sudah tau..
Tentang masa laluku
Dari pertama kita bertemu.. kau setuju
Tak persoalkan.. itu

Jadi mengapa baru sekarang..
Menjadi masalah..
Jadi mengapa baru saat ini..
Kau kepikiran dan selalu meributkan ii.. tu

Apa kamu bosan..Apa kamu jenuh..
Atau kau butuh waktu tuk menyendiriiiii..
Mungkin kita terlalu lama..
Mungkin kita terlalu sering
Selalu bersama-samaaaa..

Atau kau tak lagi mencintaiku
Atau ada orang lain di hati..mu..
Mungkin kau tlah melakukan sesuatu
Hingga kau merasa bersalah..
Lalu mencari - cari, mencari - cari..
Kesalahan a…ku..

Jadi mengapa baru sekarang
Menjadi masalah..
Jadi mengapa baru saat ini
Kau kepikiran dan selalu meribut..
ribut..
ribut..
ribut..
ributkan itu

oh oh 2x aha 2x
















Kamis, Januari 08, 2009

Slank Rayakan Ultah 'Perak' di Surabaya


Kapanlagi.com - Slank merayakan hari jadinya yang ke-25 dalam sebuah konser bertajuk 'Slank 25 Tahun Memberi', di lapangan Kodam V Brawijaya di Surabaya, tanggal 29 Desember 2008 mendatang. Bimbim, gitaris Slank, mengatakan bahwa dalam konser tersebut akan banyak berkolaborasi dengan musisi dan grup orkestra lain.

"Kita akan banyak kolaborasi dengan orkes orkestra dan banyak juga additional-additional," kata Bimbim, saat ditemui di acara peluncuran produk terbaru Esia, Setiabudi 1, Kuningan, Jakarta Selatan.

Lantas, kenapa konser tersebut digelar di Surabaya? Kenapa bukan di Jakarta? "Yang berbaik hati ngasih tempat ya Surabaya," tukas Kaka, sang vokalis.

"Basis Slanker di daerah timur setelah Jakarta ya Surabaya dan Surabaya juga sebagai pusat timur Indonesia," imbuh Bimbim.

Berbicara soal film yang mereka bintangi, GENERASI BIRU, yang akan dirilis di tahun 2009 mendatang, Bimbim menjelaskan bahwa film tersebut sifatnya lebih ke dokumenter. Rencananya, film tersebut juga diikutkan di Festival Film di Berlin.

"Itu film lebih ke dokumenter, nggak ada biografi tentang Slank. Di situ menceritakan Indonesia di mata Slank. Slank sebagai pencatat kejadian di dua dasawarsa itu. Rencananya, film itu juga akan kita ikutkan di Berlin Film Festival. Untuk masuk ke situ susah banget, soalnya harus ada muatan politiknya. Namun kita berpendapat itu bisa nguatin penyebaran 'virus' Slank. Kita lagi nyelesaiin skoring musiknya, soalnya di film itu nggak ada dialog," papar penggebuk drum Slank itu.

Film GENERASI BIRU, disutradarai oleh Garin Nugroho, bertemakan tentang Slank dan ke-Indonesia-an. Untuk pemeran utama dipercayakan pada Kaka Slank dan Nadine Chandrawinata.

Film ini bercerita tentang lima orang anak yang lari dari situasi penuh keseragaman dan ketidakbebasan. Mereka mencari pulau kebebasan yang disebut 'Pulau Biru'. Dan perjalanan mereka menjadi perjalanan ke-Indonesia-an. Dari era Soeharto – reformasi – sampai era 'gosip jalanan'.